Seperti apa jenis kaca yang biasanya dipakai untuk sebuah bangunan? Dalam membangun sudah pasti banyak hal yang mesti menjadi perhatian. Tidak mungkin seseorang membangun bangunan tanpa melalui pertimbangan dan tiba-tiba bangunan tersebut jadi. Pertimbangan tersebut termasuk dalam hal pemilihan kaca.

Inilah Jenis Jenis Kaca untuk Bangunan Beserta Fungsinya

Ada beberapa macam kaca yang kerap dipakai untuk bangunan. Setiap kaca mempunyai fungsi serta sifatnya masing-masing. Berikut ini penjelasan tentang macam-macam kaca tersebut.

1. Kaca Polos

Jenis yang pertama yaitu kaca polos. Sebuah kaca ini kerap menjadi pilihan untuk setiap bangunan. Kaca ini berbahan sodium silikat serta kalsium silikat. Salah satu jenis kaca yang sangat sederhana serta proses pembuatannya yang mudah.

Karena dalam membuat kaca polos sangat mudah, harga jualnya pun sangat murah. Banyak bangunan, terutama rumah yang menggunakan kaca polos sebagai salah satu komponen rumahnya. 

Kaca tersebut memiliki ketebalan yang beragam, mulai dari 2 mm sampai 20 mm. Kemudian untuk beratnya mencapai 6 kg sampai 36 kg per m².

2. Kaca Anti Pecah

Sesuai namanya, kaca anti pecah lebih tahan serta aman pada saat terkena benturan. Secara umum, kaca akan langsung pecah ketika terkena benturan sehingga membahayakan benda atau orang-orang di sekitar. Untuk kaca anti pecah ini tidak akan berserakan pada saat terkena benturan yang sangat keras.

Bangunan yang mempunyai risiko kecelakaan tinggi biasanya memilih kaca anti pecah. Kaca ini memakai lapisan polyvinyl butyral. Bahan inilah yang menjadikan kaca tersebut mempunyai ketahanan yang sangat bagus. Untuk tingkat pun ketebalannya berbeda-beda jadi sesuaikan saja dengan kebutuhan Anda.

3. Jenis Kaca Tahan Panas, Kaca Laminasi

Kelebihan kaca laminasi yaitu mampu menahan panas serta sinar UV. Hal ini karena kaca tersebut mempunyai lapisan yang tebal. Ini membuatnya lebih berat serta lebih tebal dari pada kaca biasa. 

Selain itu, kaca laminasi juga mempunyai harga jual yang jauh lebih mahal. Selain tebal, proses pembuatan kaca laminasi juga sangat rumit. Itulah yang membuat harganya lebih mahal dari kaca polos.

4. Kaca Ekstra Jernih

Berikutnya terdapat kaca ekstra jernih yang tampilannya jauh lebih jernih daripada kaca polos. Kaca tersebut terbuat dari hydroponic serta oleophobic. Bahan ini yang membuatnya menjadikan salah satu kaca yang mudah perawatannya.

5. Kaca Photochromic

Mungkin nama kaca yang kelima ini kurang begitu familiar bagi orang awam. Padahal jenis kaca tersebut juga sering Anda temukan, terutama di kantor. Selain itu, kaca photochromic juga kerap Anda temukan pada ruangan Intensive Care Unit alias ICU.

Salah satu kelebihan dari kaca tersebut adalah kemampuannya untuk melindungi objek di dalam ruangan dari sinar yang masuk. Sinar akan disebarkan sehingga menjadi tidak fokus. Selain itu, kaca photochromic juga berfungsi untuk mengurangi panas dari luar.

6. Jenis Kaca Berbahan Sulfur, Kaca Berwarna

Bagi yang belum tahu, sebenarnya kaca berwarna merupakan perkembangan dari kaca polos. Dengan kata lain, kaca polos yang sebelumnya telah melalui proses pewarnaan. Anda sering menemukan kaca tersebut di berbagai bangunan, seperti rumah. 

Dengan begitu, tampilan kaca ini menjadi lebih menarik dan tentunya berbeda dari kaca biasa. Dalam pembuatannya juga menambahkan bahan sulfur. Inilah yang membuat kaca ini jadi berwarna.

7. Kaca Tempered

Salah satu kaca yang sering digunakan yaitu kaca tempered. Salah satu kelebihannya adalah tingkat ketahanannya yang tinggi akan panas maupun benturan. Selain itu, kaca tempered juga terkenal tidak mudah mengalami pemuaian dan banyak yang memanfaatkannya sebagai pintu darurat.

Anda juga bisa menemui kaca jenis tempered di kendaraan. Sebuah kaca yang tingkat ketahanannya sangat bagus ketika terjadi kebakaran. Makanya untuk harganya lebih mahal dari beberapa jenis kaca yang lainnya.

8. Jenis Kaca yang Estetik, Kaca Balok

Jika Anda mencari kaca yang memiliki nilai estetika, kaca balok bisa menjadi salah satunya. Anda bisa memanfaatkan kaca tersebut untuk membuat bangunan lebih menarik. Ini karena bentuknya yang unik serta cocok Anda terapkan di berbagai bangunan yang berbeda.

Untuk pembuatan kaca balok juga sangat unik. Ada dua kaca yang melalui proses pencetakan dan pres secara bersamaan. Ketika ada cahaya melewati kaca tersebut, nanti akan muncul efek yang menarik dan sangat indah.

Baca Juga: 5 Jenis Atap Transparan Terbaik untuk Hunian Anda

9. Kaca Insulasi

Terakhir yaitu kaca insulasi yang memiliki dua sampai tiga lapis. Lapisan kaca memberikan efek insulasi pada panas tekanan. Kaca ini juga mempunyai ketahanan yang sangat baik daripada kaca polos.

Umumnya, kaca insulasi bisa Anda temukan di pesawat karena tahu bahwa pesawat memerlukan kaca dengan ketahanan yang tinggi untuk menoleransi perbedaan tekanan udara. 

Kaca insulasi juga sering dipakai untuk rumah yang mempunyai empat musim sehingga mampu memberikan kenyamanan untuk penghuni rumah.

Sudah Paham Jenis Jenis Kaca Beserta Fungsinya?

Sekian penjelasan tentang beberapa jenis kaca lengkap dengan fungsinya. Setelah mengetahuinya, Anda bisa menentukan mana kaca yang paling tepat untuk bangunan Anda. Semoga bermanfaat!

Back to News & Updates