Sering menemukan sayur layu saat di simpan di dalam kulkas? Bisa jadi, selama ini Anda belum tahu cara menyimpan sayuran di kulkas dengan benar sehingga sayur jadi lebih cepat layu dan mengkerut. 

Jika Anda mengetahui cara penyimpanan sayur di lemari pendingin secara tepat, sayuran Anda akan jadi tetap segar dalam waktu lama. Anda tentu tidak mau bukan jika produk sayuran di dalam kulkas cepat mengalami kebusukan? Maka dari itu, pastikan Anda simak tips menyimpan produk sayuran di lemari pendingin berikut ini!

Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas Agar Awet

Biasanya, kebanyakan orang selalu menyimpan produk sayuran ke dalam lemari pendingin dengan tujuan untuk menjaga kualitas kesegaran sayur. Pasalnya, menyimpan sayur di kulkas belum tentu mampu menjaga kualitas kesegarannya jika cara penyimpanannya masih salah.

Berikut adalah penjelasan mengenai tips menyimpan sayur di kulkas agar lebih awet dan tidak mudah layu, busuk, dan mengkerut.

1. Pilah Bagian Sayuran yang Sudah Membusuk

Sebelum memasukkan produk sayuran ke dalam kulkas, ada baiknya untuk mengecek seluruh bagian sayur secara teliti. Jika ada beberapa bagian sayur yang sudah mulai menguning atau membusuk, ambil bagian sayur yang busuk agar tidak menyebar ke bagian sayur lainnya.

Alangkah baiknya untuk selalu mengecek kualitas sayuran secara menyeluruh agar Anda tidak membawa pulang sayur yang hampir layu maupun busuk.

2. Simpan Jenis-Jenis Sayur Secara Terpisah

Cara selanjutnya adalah jangan simpan semua jenis sayuran dalam satu wadah yang sama. Simpanlah berbagai jenis sayuran yang Anda miliki dalam wadah terpisah agar lebih awet.

Jika tidak Anda pisahkan, besar kemungkinannya sayuran dalam kulkas akan cepat mengalami pembusukan karena terpengaruh oleh suatu sifat khusus yang dimiliki oleh jenis sayuran lain.

3. Jangan Menyimpan Sayuran Bersama Buah

Cara menyimpan sayuran di kulkas yang selanjutnya adalah jangan meletakkan buah dan sayuran secara berdekatan . Meletakkan sayuran di dekat buah justru akan membuatnya jadi lebih mudah membusuk.

Hal ini karena, beberapa jenis buah dapat menghasilkan gas atau zat bernama etilena yang dapat mempercepat proses pematangan buah dan proses pembusukan sayuran.

Untuk itu, simpanlah sayuran di laci kulkas khusus dan jangan campurkan dengan produk buah-buahan, terutama pir dan apel. Karena kedua buah tersebut diketahui mampu menghasilkan gas etilena yang akan membuat sayuran Anda jadi lebih mudah busuk.

4. Bungkus dengan Plastik Berlubang atas Kertas

Secara umum, kulkas memiliki tingkat kelembapan yang cukup tinggi sehingga memiliki kecenderungan untuk mempermudah proses pembusukan sayuran. Namun, agar sayuran dalam kulkas bisa tahan busuk, Anda perlu membungkusnya dengan kertas atau plastik yang sudah diberi lubang.

Baca Juga : Listrik Prabayar vs Listrik Pascabayar, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Tujuannya penggunaan kertas adalah untuk melindungi sayuran agar tidak mudah lembab. Sementara itu, tujuan penggunaan plastik berlubang adalah agar sayur tetap mendapat aliran udara secara lancar dan bisa ‘bernapas’ bebas.

Gunakan pembungkus sayur yang sesuai dengan jenis sayur yang ingin Anda simpan ke dalam kulkas. Misalnya, jamur lebih cocok jika dibungkus menggunakan kertas daripada plastik.

5. Atur Suhu Kulkas dengan Tepat

Suhu dingin di dalam kulkas ternyata juga bisa menjadi salah satu penyebab kebusukan sayuran jika tidak di-setting dengan benar. Adapun, suhu kulkas yang paling baik untuk menyimpan sayur segar adalah 1-4 derajat celcius.

Suhu di atas rentang tersebut akan mempermudah pertumbuhan bakteri yang dapat menurunkan kualitas kesegaran, tekstur, dan rasa sayuran tersebut.

Dari kelima cara menyimpan sayuran di kulkas pada penjelasan sebelumnya, apakah Anda punya cara penyimpanan yang lebih efektif? 

Back to News & Updates