Dalam merancang sebuah rumah, saluran drainase adalah salah satu sistem yang tidak boleh terlewatkan dalam perancangan. Saluran air ini adalah penentu untuk membuat pembuangan limbah air jadi optimal. Sebab, sistem drainase ini adalah rangkaian infrastruktur yang memastikan agar air bisa mengalir dengan baik. 

Pentingnya Merancang Drainase yang Baik 

Sebagaimana yang sudah tertera pada paragraf pembuka sebelumnya, drainase adalah saluran atau sistem yang berguna untuk mengalirkan massa air berlebih atau limbah air. 

Tidak hanya rumah, saluran ini adalah elemen penting juga yang perlu diterapkan di berbagai kawasan, seperti jalan dan pemukiman secara general. 

Infrastruktur yang berfungsi sebagai saluran pembuangan ini punya manfaat yang sangat baik dalam mengurangi risiko terjadinya bencana alam. Saat ini, ketersediaan lahan terbuka yang semakin menipis membuat air sulit untuk meresap ke dalam tanah secara optimal. 

Oleh karena itu, saluran pembuangan air adalah jawaban yang tepat dalam permasalahan tersebut. 

Fungsi Drainase 

Salah satu fungsi yang cukup bermanfaat bagi saluran pembuangan air ini adalah kemampuannya untuk mengurangi risiko banjir di sebuah lingkungan. 

Dengan perancangan yang matang dan sistem tepat, maka aliran air berlebih bisa tersalurkan dengan baik menuju kawasan pembuangan yang semestinya, seperti selokan atau sungai di sekitar. 

Di luar itu, manfaat lainnya yang ada pada drainase adalah menjaga lingkungan tetap bersih. Kebersihan adalah hal penting dalam menjaga sebuah area dalam kondisi yang sehat. 

Sebagaimana yang Anda ketahui, air yang menggenang terlalu lama bisa terpapar oleh kotoran yang menyebabkan munculnya sarang agen penyakit. 

Namun, adanya saluran pembuangan tidak serta merta selalu membuat lingkungan Anda merasa nyaman. Layaknya infrastruktur lainnya, sistem pembuangan pun perlu perawatan. Tidak jarang dalam sistem pembuangan limbah air, Anda menemukan sampah padat. 

Jika sampah padat terlalu lama dibiarkan berada dalam sistem pembuangan air, maka akan membuat saluran jadi mampet. Oleh karena itu, Anda secara personal maupun gotong royong secara kolektif perlu membersihkan saluran pembuangan secara berkala. 

Jenis Drainase 

Dalam perancangannya, saluran pembuangan air ini adalah sistem yang cukup fleksibel. Ada beberapa cara untuk merancang saluran pembuangan dalam lingkungan. Meskipun ada beberapa jenis, perbedaan tersebut tidak mengubah peran utamanya dalam membuang debit air yang berlebih. 

Perbedaan mendasar bisa Anda temukan dari efektivitasnya. Saat ini ada dua buah jenis saluran pembuangan berdasarkan proses perancangannya.

1. Drainase Buatan 

Sesuai dengan namanya, jenis ini merupakan sistem atau saluran pembuangan yang berasal dari perancangan manusia. Biasanya saluran pembuangan buatan punya tujuan utama untuk memastikan sebuah daerah atau lingkungan memiliki sistem pembuangan air yang baik. 

Dalam perancangannya, saluran pembuangan buatan dibentuk melalui penggunaan material seperti beton atau pipa PVC. Jenis umum dari saluran buatan ini adalah selokan atau talang yang ada di area perumahan. 

2. Drainase Alam 

Selain hadir dengan buatan manusia, Anda juga bisa menemui saluran pembuangan yang terbentuk secara alami. Jenis saluran ini mungkin jarang Anda perhatikan secara penuh. Padahal, Anda bisa menemukannya dalam kehidupan sehari-hari. 

Umumnya, sungai merupakan saluran yang terbentuk secara alami. Hal tersebut terjadi berkat adanya aliran air yang terus mengikis permukaan tanah dengan bantuan gravitasi. Meskipun begitu, tidak jarang juga Anda menemukan sungai sebagai saluran buatan manusia. 

Yuk, Selalu Jaga Kondisi Saluran Air di Sekitar Kita!

Baik saluran pembuangan di lingkungan Anda adalah buatan maupun terbentuk secara alami, Anda perlu memastikan kondisinya dengan baik secara rutin. Program gotong royong kebersihan drainase bisa Anda rancang untuk memastikan kawasan rumah terhindar dari banjir dan juga penyakit yang datang dari genangan. Semoga informasinya bermanfaat!

Back to News & Updates