Apa yang terbayang di benak Anda jika mendengar istilah tempat tinggal dengan nama kondominium? Banyak yang akan berpikir bahwa kondominium adalah sebuah apartemen. Hal ini tentu saja tidak benar namun juga tidak salah. Lalu, jenis hunian apakah itu? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu Kondominium?

Merujuk dari serapan kata asing, yaitu kata gabungan con yang berarti bersama-sama dan kata dominium yang bermakna kepemilikan. Jadi, kondominium adalah suatu bentuk bangunan yang memiliki hak guna secara kepemilikan dari beberapa bagian bangunan berbentuk vertikal.

Jadi, contoh mudahnya agar Anda lebih paham makna dari kondominium adalah misal Anda tinggal di menara dengan bentuk vertikal ke atas dan lebih dari 3 lantai. Bangunan ini memiliki status kepemilikan utuh atau bisa diartikan bahwa pemilik hunian secara penuh mempunyai hak atas bangunan tersebut.

Fungsi Kondominium

Fungsi utama dari jenis rumah tinggal ini tentu saja sebagai hunian seperti layaknya rumah pribadi. Karena sebagai pemilik hunian tinggal ini memiliki hak penuh atas bangunan ini, maka tentu saja fungsi lain dari kondominium adalah bisa menjadi aset.

Pada akhirnya, aset ini jadi investasi properti apabila Anda menyewakannya atau jual beli kepada orang lain. Hal yang menjadi catatan di sini adalah fasilitas dari kondominium seperti gym, pool, hingga meeting room memiliki kepemilikan yang sifatnya kepemilikan bersama.

Karakteristik Kondominium

Ciri utama dari sebuah bangunan kondo adalah berkaitan dengan hak milik pengguna dari hunian tersebut. Lalu, ada beberapa ciri khas dari hunian ini yang membedakannya dengan hunian jenis vertikal lainnya, di antaranya, yaitu: 

1. Ekonomis

Apabila dibandingkan dengan flat atau apartemen, biaya perawatannya cenderung lebih rendah. Mengapa begitu? Sebab pembayaran perawatan atau kebersihan fasilitas yang digunakan bersama adalah terhadap asosiasi, atau patungan bahasa awamnya.

Untuk perawatan unit yang penggunaanya pribadi akan dibebankan secara penuh kepada penghuni.

2. Sistem Keamanan Terjamin

Hunian tinggal seperti kondo, tentu saja memiliki tim karyawan yang sudah terlatih dan berpengalaman. Mulai dari staf yang bertanggung jawab terhadap kebersihan hingga keamanan.

Staff atau tim keamanan akan memberikan pelayanan terbaiknya untuk menjaga keamanan dan kenyaman para penghuni bangunan tersebut.

Perbedaan Kondo dengan Apartemen

Secara harfiah, perbedaan dari kondo dengan apartemen yaitu apabila kondominium adalah hal tentang kepemilikan bangunan atau sering disebut dengan hak guna bangunan.

Sedangkan apartemen lebih condong penegasannya ke tempat tinggal yang bangunannya berdimensi vertikal, mirip desain bangunan rumah susun. Jadi, perbedaannya hanya penggunaan di penekanannya.

Jika, kondo lebih ke hal terhadap bangunan tersebut, apartemen fokus pada fisik dari bangunan. Selain itu, hunian ini dianggap lebih eksklusif, baik dari segi desain bangunan hingga fasilitas yang ada di dalamnya.

Lalu, dari jumlah unit, apartemen memiliki unit yang lebih banyak daripada rumah tinggal ini. Para desainer membuat rancangan kondo lebih sedikit dengan tujuan agar penghuni merasa lebih nyaman dan eksklusif. Apartemen sering memiliki rancang bangun dengan konsep memaksimalkan ruang terbatas. 

Perbedaan Kondominium dengan Flat

Pada dasarnya hunian berjenis flat merupakan tipe tempat tinggal yang sejenis dengan apartemen. Hanya saja, istilah flat lebih sering digunakan di negara-negara seperti Inggris dan beberapa negara di Asia Tenggara.

Di negara Malaysia dan Jepang, flat memiliki arti sebagai hunian berdesain rancang bangun vertikal untuk penghuni kelas menengah ke bawah dan memiliki pemahaman seperti rumah susun. 

Padahal untuk negara seperti di Amerika, flat cenderung memiliki arti seperti apartemen dan tidak ada pembeda untuk kelas penyewa atau penghuni tetap.

Merujuk dari pemahaman di atas, maka dapat menjadi kesimpulan, jika kondominium memiliki rancang bangun yang jauh lebih baik dibandingkan dengan flat. Jumlah unit ketersediaan pun, flat jauh lebih banyak dan cenderung memiliki ukuran ruang per unit yang lebih kecil dari bangunan hunian kondo.

Sasaran pengguna flat pun biasanya adalah untuk keluarga kecil. Sedangkan kondominium cenderung memiliki desain yang lebih cocok untuk keluarga dengan jumlah anggota lebih dari 3 atau 4 orang. Maka dari itu, ukuran per unit dari kondominium pun menjadi lebih besar daripada flat.

Baca Juga: 8 Inspirasi Rumah Gaya Jepang Modern yang Cocok Bagi Milenial

Perbedaan berikutnya dari segi harga, sudah pasti flat lebih ekonomis karena desain yang lebih minimalis dan jumlah unit yang lebih banyak dalam satu gedung yang sama.

Sedangkan, untuk kondo cenderung lebih mahal karena sasaran pembeli atau penyewa adalah kalangan menengah ke atas dan memiliki desain ruang yang lebih eksklusif dan luas. Apabila merunutnya, maka jumlah unit menjadi jauh lebih sedikit dalam satu gedung yang sama. 

Kesimpulan

Istilah hunian bernama kondominium adalah berkaitan dengan status kepemilikan unit di hunian yang berbentuk vertikal tersebut. Jika membandingkannya dengan apartemen dan flat, nilai kepemilikannya cenderung lebih menguntungkan karena pengenaan biaya bangunan lebih mahal dari apartemen dan flat.

Back to News & Updates